Hidup Melajang Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

- 01 Februari 2013 21:17 wib
<p>anandaddoush.net</p>

anandaddoush.net


Metrotvnews.com, Jakarta: Pernikahan ternyata mampu mengurangi risiko serangan jantung pada orang-orang di semua kalangan usia.

Itulah hasil penelitian terbaru dari tim peneliti Turku University Hospital, Finlandia. Hal itu berlaku pada perempuan maupun laki-laki.

Menurut pemimpin penelitian Aino Lammintausta, tidak menikah bisa meningkatkan risiko serangan jantung, baik yang fatal maupun tidak. Sebaliknya, menikah dan memiliki pasangan, berkaitan dengan kondisi kesehatan yang lebih baik.

Ada beberapa kemungkinan yang menjawab kenapa melajang terkait dengan risiko serangan jantung, di antaranya adalah karena orang-orang yang menikah, memiliki kebiasaan kesehatan yang baik dan menikmati dukungan sosial yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak menikah.

Bahkan apabila orang yang sudah menikah tetap mengalami serangan jantung, mereka cenderung pulih dengan lebih baik karena mendapat dukungan pasangannya. "Semua itu mendukung kondisi kesehatan mereka secara umum," terang Lammintausta. (Science Daily/*/Ray)


()

TREND
MORE

Rerun Demokrasi Galau (Promo)

19 September 2014 23:31 wib

Keberhasilan Indonesia menggelar Pilkada secara langsung telah melahirkan sejumlah pemimpin yang berhasil membuat gebrakan. Rakyat pun merasa tak rugi telah memberikan suara dan memilih sosok yang dapat membuat perubahan berarti. Namun langkah Demokrasi yang terus diperbaiki, kini tersendat oleh pembahasan RUU Pilkada yang mengusulkan pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Anggota fraksi dari koalisi merah putih di DPR yang sebelumnya tak mendukung RUU tersebut, pascapilpres kini berubah haluan. Dengan sejumlah alasan mereka mendukung Pilkada melalui DPRD. …