Langkah Bijak Memimpin Tim Kerja

- 03 Februari 2013 15:40 wib
<p>huntbigsales.com</p>

huntbigsales.com


Metrotvnews.com: Jika Anda diberikan tugas dalam memimpin sebuah tim kerja, suatu saat Anda pasti akan mengalami beberapa kendala. Sebut saja, rekan tim yang tidak bisa diajak bekerjasama, seperti sulit diatur dan tidak kooperatif dalam menjalankan tugas. Sebelum pekerjaan tim berantakan, lakukan ini untuk pencegahan.

1. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa Anda memahami masing-masing kekuatan dan kelemahan bawahan Anda. Ini akan membantu Anda untuk menetapkan pekerjaan yang sesuai untuk mereka. Selain itu, pastikan bahwa tugas yang Anda berikan adalah hal yang disenangi oleh masing-masing individu.

2. Jangan memarahi di tempat umum
Jika dalam pelaksanaannya tim Anda melakukan kesalahan, pastikan Anda tidak memarahinya di tempat umum. Hindari kata-kata kasar dan suara yang keras untuk hal itu. Bicarakan dengan tenang, dan kumpulkan tim untuk mencari jalan keluarnya.

3. Belajarlah untuk percaya kepada tim Anda
Meskipun Anda dipercayai sebagai ketua dalam tim kerja, jangan sampai Anda cenderung mendominasi. Jadilah ketua yang baik dengan percaya dengan pekerjaan yang diemban oleh tim.

4. Hindari komunikasi yang kurang jelas
Pastikan bahwa tim sudah mengerti tugas dengan tepat. Tanyakan apakah tim telah mengerti rincian tugas dengan benar. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari bentuk kesalahan yang lebih besar karena adanya komunikasi yang salah.

5. Lakukan evaluasi kerja tim
Sebaiknya, lakukan rapat kecil untuk evaluasi secara berkala. Evaluasi ini dilakukan sebagai cara untuk menilai apakah kinerja yang telah dilakukan sudah sesuai dengan target atau belum. Selain itu, evaluasi juga dilakukan sebagai rencana selanjutnya dalam pemenuhan terget tugas tim. (Magforwomen/Nana Febrina/Eno)


()

CELEBRITAS
MORE
LIFE
MORE
TREND
MORE

Rerun Demokrasi Galau (Promo)

19 September 2014 23:31 wib

Keberhasilan Indonesia menggelar Pilkada secara langsung telah melahirkan sejumlah pemimpin yang berhasil membuat gebrakan. Rakyat pun merasa tak rugi telah memberikan suara dan memilih sosok yang dapat membuat perubahan berarti. Namun langkah Demokrasi yang terus diperbaiki, kini tersendat oleh pembahasan RUU Pilkada yang mengusulkan pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Anggota fraksi dari koalisi merah putih di DPR yang sebelumnya tak mendukung RUU tersebut, pascapilpres kini berubah haluan. Dengan sejumlah alasan mereka mendukung Pilkada melalui DPRD. …