Empat Kementerian Hadirkan Cetak Biru Industri Fesyen di IFW 2013

- 05 Februari 2013 14:29 wib
<p>MI/Prita Daneswari</p>

MI/Prita Daneswari


Metrotvnews.com, Jakarta: Perhelatan Indonesia Fashion Week (IFW) tahun ini semakin mengukuhkan tekad para penggiat feyen Tanah Air guna mewujudkan Indonesia sebagai salah satu pusat mode dunia dengan menggerakkan kekuatan lokal.

Betapa tidak, bersama dengan empat kementerian, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) telah merancang sebuah cetak biru (blueprint) industri fesyen Indonesia.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia berkumpul bersama menunjukkan dukungan pada Indonesia Fashion Week 2013 yang diadakan pada 14-17 Februari di Jakarta Convention Centre, dengan memprakarsai blue print ekonomi kreatif fesyen.

Cetak biru ini adalah kekayaan lokal dan kepedulian lingkungan yang dikembangkan melalui inovasi dan branding yang dibagi menjadi tiga strategi dari riset, pelatihan, dan peningkatan kompetensi hingga peningkatan kinerja bisnis.

Cetak biru ini akan dirilis di Indonesia Fashion Week dan berfokus pada pengembangan ready to wear. Pengunjung akan dapat melihat instalasi cetak biru ini nantinya di area Main Lobby.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (5/2), Direktur Indonesia Fashion Week 2013 Dina Midiani bertutur, "Industri fesyen lokal memiliki potensi besar untuk berkembang. Apalagi, Indonesia didukung oleh kekayaan budaya mulai dari tekstil hingga aksesori. Kami pun memiliki target pada 2020, Indonesia bisa menguasai fesyen muslim dunia dan di 2025 Indonesia menjadi salah satu pusat mode dunia dengan menggerakkan keuatan lokal. Namun, sayangnya masih ada bneberapa hal yang mengganjal di antaranya inovasi mode bebasis lokal masih sedikit, pengembangan produk kurang maksimal, branding masih belum dirasa penting. dan kebijakan belum terpadu."

Maka itulah empat kementerian berupaya mendukung dari berbagai sisi. Misalkan saja Kementerian Perindustrian yang telah memfasilitasi 135 industri kecil dan menegah untuk berpartisipasi dalam IFW 2013.

"Kita tak mungkin akan berhasil kalau sendiri. Dengan bersinergi, kita punya kekuatan membawa ekonomi bangsa menjadi lebih menyejahterakan," tambah Dina.

Sementara itu, Wamen Pariwisata dan Industri Kreatif Sapta Nirwandar menekankan tentang pentingnya branding. "Supaya tak kalah dengan negara tetangga, kita harus berani branding, jangan sampai telat dengan branding negara lain. Padahal, dunia mode internasioanal sudah menerapkan strategi branding."

Dengan tema Inspiring Indonesia dan Sarong Style sebagai tren yang diusung, IFW 2013 telah menetapkan tujuannnya untuk menyejahterakan Indonseia melalui perdagangan fesyen yag berkesinambungan. (Prita Daneswari/Bas)


()

MUSIK
MORE
FILM
MORE
CELEBRITAS
MORE
FASHION
MORE
LIFE
MORE
TREND
MORE

Siapa Mau Jadi Menteri (7)

20 Agustus 2014 22:39 wib

Mata Najwa, Rabu (120/08/2014): Mata Najwa episode kali ini membahas tema 'Siapa Mau Jadi Menteri'. Hadir di Mata Najwa kali ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Menteri BUMN Dahlan Iskan.