Main Film Fast and Furious 6, Joe Taslim: I'm Still a Baby

- 25 Februari 2013 22:32 wib
<p>http://www.filmofilia.com/cs</p>

http://www.filmofilia.com/cs


Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah sukses dalam film The Raid bersama Iko Uwais, aktor tampan Joe Taslim telah menyelesaikan film layar lebar perdananya di Hollywood.

Meski hanya peran kecil, Joe bangga terlibat dalam sekuel keenam Fast and Furious.

Filmnya udah selesai syuting November tahun lalu. Fast and Furious ini film action, bukan untuk Oscar tapi big franchise. Berharap bisa diterima di sini dengan baik, karena ada orang Indonesia di sana.

"Mudah-mudahan penonton Indonesia lebih support. Mungkin juga akan jadi triger Amerika, melihat potensi Indonesia, market bagus dan makin banyak temen-temen (film dan aktor) Indonesia yang diimpor," kata Joe saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (25/2).

Meski sudah go internasional Joe mengaku dirinya bukanlah aktor besar, terutama dilihat dalam kariernya di dunia film Indonesia. Atlet judo peraih medali perak di SEA Games 2007 tersebut mengatakan pengalamannya syuting film di Hollywood sangat luar biasa.

"Pengalaman yang luar biasa. Saya bukan aktor besar, di tanah air masih aktor baru. Seperti Ben Affleck bilang walau dia hebat tapi 'I'm still a baby'. Saya akan kutip pernyataan dia, I'm still a baby. Walau peran kecil tapi keren, kalau nonton pasti bakal ngeh. Ini langkah awal yang baik untuk saya, bukan cuma saya tapi aktor-aktor lain mudah-mudahan bisa membuka jalan," terangnya.

Pemain film Dead Mine tersebut juga mengatakan tak ada perbedaan berarti dari segi pemain ataupun pembuat film di Indonesia dengan Hollywood. Baginya, yang membedakan adalah kesempatan film Indonesia bisa diterima di pasar dunia yang semua itu bisa tercapai lewat dukungan dari penonton Indonesia.

"Bedanya kita cuma butuh kesempatan bahwa film kita diterima market global dan aktor-aktor kita lebih banyak masuk ke pasar global. Dari passion, saya yakin temen-teman saya, aktor-aktor Indonesia keren-keren. Kita butuh kesempatan, dan itu butuh disupport dari penonton Indonesia. Seperti The Raid disukai disini dan di luar," tutur pria asal Palembang tersebut.

Pria kelahiran 23 Juni 1981 tersebut mengakui selektif dalam memilih peran untuk layar lebar pascadirinya terlibat dalam film Fast and Furious tersebut. Bagi Joe, cerita dari sebuah film sangat menentukan baginya untuk terlibat atau tidak dalam penggarapan sebuah film.

"Di sini ada beberapa tawaran, kita liat story, siapa direct, teknis enggak bisa dipaksain. Lihat diri saya sebagai aktor tanggung jawab kepada investor, penonton, kalau melihat cerita merasa bisa saya lakuin saya ambil. Tapi kalau tidak, ragu, mending enggak usah. Tanggung jawab sebagai pemain harus ada. Saya lebih selektif dalam arti, cerita-cerita yang bagus saya ambil," ujarnya.

Saat melihat respon positif dari masyarakat Indonesia yang menyaksikan trailer Fast and Furious 6 di laman Youtube, Joe berharap bisa menjadi motivasi anak muda bahwa seorang aktor juga bisa membanggakan.

"Itu sebagai suatu harapan. Seperti buat anak kecil dan anak muda, tidak lagi bilang mau jadi pilot atau jadi dokter. Sekarang jadi aktor juga bisa membanggakan," tandasnya.

Film Fast and Furious 6 akan tayang perdana pada 24 Mei mendatang. Joe akan bersanding dengan aktor kenamaan Hollywood seperti Paul Walker dan Vin Diesel yang sudah menjadi ikon film tentang balap mobil tersebut. (Torie Natallova/Win)


()

MUSIK
MORE
FASHION
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla