Antisipasi Step saat Anak Terserang Demam

- 06 Maret 2013 11:54 wib
MI/Adam Dwi
MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com: Bila demam menyerang anak-anak, para orangtua tentunya akan bimbang. Berbagai upaya pun dilakukan agar panas suhu tubuh tak membuat anak-anak mengalami kejang demam atau step. Kondisi itu tak boleh dibiarkan karena bisa berujung kerusakan otak permanen pada anak.

Menurut dokter spesialis anak, Lenny S Budi, kejang demam bisa menimpa anak-anak berusia tiga bulan hingga lima tahun. Kejang terjadi bila suhu anak berada di atas 37,5 derajat celcius selama enam jam. Atau, bila diukur suhu di anusnya, temperatur menunjukkan panas tubuh di atas 38,4 derajat celcius.

Lenny mengatakan saat suhu tubuh panas, sel-sel otak membutuhkan glukosa dan oksigen lebih banyak. Namun pada anak-anak, persediaan glukosa dan oksigen itu tak tercukupi. Sehingga sel otak terganggu dan berujung kejang-kejang.

Kondisi itu terjadi saat anak mengalami batuk pilek disertai panas atau demam berdarah. Namun bila anak mengalami meningitis atau radang selaput pelindung sistem saraf pusat, kejang-kejangnya parah dan berulang-ulang.

Saat hadir dalam program acara 811 Show Metro TV, Lenny menyarankan pertolongan pertama saat anak mengalami panas hingga kejang:

* Jika sudah ada gejala panas tinggi, beri obat penurun panas.
* Kompres dengan air suam-suam kuku di bagian lipatan tubuh, seperti ketiak.
* Siapkan benda untuk antisipasi kejang yang bisa mengganjal gigi.
* Miringkan tubuh agar cairan muntah tak tertelan.
* Orangtua bersikap tenang, tak boleh panik.
* Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan.

Semoga anak-anak Anda sehat selalu ya. Amin... (Rrn)


()

MUSIK
MORE
FASHION
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla