Lakukan ini jika Anak Berbicara Kasar

- 16 Maret 2013 13:23 wib
Ilustrasi -- MI/Seno
Ilustrasi -- MI/Seno

metrotvnews.com: Jangan langsung marah jika anak Anda melontarkan kata-kata kasar. Pergaulan sekitar biasanya merupakan salah satu penyebab ia melakukan hal tersebut. Ada beberapa cara untuk menghilangkan kebiasaan anak berbicara kasar. seperti yang dikutip moms.popsugar, berikut di antaranya.

1. Tetap bersikap tenang
Jaga ekspresi Anda untuk tetap tenang. Hal ini bukan karena Anda menerima ucapannya, namun bisa saja anak salah ucap, padahal tidak tahu maknanya.

2. Tanyakan dari mana ia mendengarnya
Langkah ini dilakukan agar Anda bisa mewaspadai sumbernya. Misalnya jika anak mengatakan bahwa kata-kata kasar yang dilontarkannya berasal dari tontonan film, kemudian Anda bisa membatasi tontonan tersebut.

3. Jangan memarahinya
Meskipun kata-kata tersebut tidak terpuji, hal tersebut sebaiknya tidak membuat Anda langsung memarahinya. Marah, apalagi membentak, tidak akan menyelesaikan masalah dan tidak membuat anak mengerti.

4. Pastikan Anda tidak tertawa
Tersenyum atau tertawa justru akan membuat anak bisa salah sangka dan mengira perkataannya lucu. Sehingga bukan tidak mungkin jika ia akan mengulangnya lagi untuk menghibur atau mencari perhatian Anda.

5. Jelaskan bahwa kata-kata kasar itu tidak baik
Berikan alasan mengapa mereka tidak boleh melontarkan kata-kata kasar tersebut. Berikan penjelasan bahwa kata-kata tersebut tidak baik dan bahkan bisa melukai perasaan orang lain.

6. Kenalkan konsekuensinya
Anda bisa mengenalkan konsekuensi jika anak kembali melanggarnya. Setelah anak menyepakati konsekuensi ketika ia melontarkan kata-kata kasar, Anda harus konsisten dalam memberi efek jera.

7. Ajari anak rasa empati
Mengajari anak rasa empati akan membuat ia mengerti bagaimana sedihnya perasaan orang-orang yang menerima lontaran kata-kata kasar. (moms.popsugar)


()

TREND
MORE

Mata Najwa: Menuju Ke-7

30 Juli 2014 18:04 wib

Mata Najwa: Bangsa Indonesia baru saja menjalani pesta demokrasi yang begitu semarak. Mulai dari pemilihan anggota legislatif, hingga pemilihan presiden. Jejak-jejak pesta demokrasi yang terekam dalam sejumlah episode mata najwa, selama lebih dari setahun terakhir pun dirangkai menjadi satu episode baru yang penuh cerita. Mulai dari mendadak bermunculannya sejumlah orang yang berminat mencalonkan diri sebagai presiden. Dengan alasan ditunjuk, mendapat wangsit maupun ingin membuat perubahan pada negeri. Serta pertarungan perebutan suara dalam pemilu legislatif. Caleg…