5 Macam Camilan Rumah yang Sehat untuk Anak

- 22 Maret 2013 15:45 wib
abcnewsradioonline.com/bb
abcnewsradioonline.com/bb

Metrotvnews.com: Beragam jajanan yang tidak sehat sudah banyak mengancam anak Anda. Meskipun bahaya mengintai, tetap saja pilihan jajanan tersebut masih menjadi incaran mereka selepas pulang sekolah, terlebih karena tampilan yang menggiurkan. Sebagai orang tua, sediakan camilan yang tepat dan sehat bagi anak. Daftar menu berikut bisa menjadi pilihan.

1. Banana pops
Sediakan satu buah pisang segar. Kemudian potong-potong melintang menjadi beberapa bagian kecil. Tusuk dengan lidi atau bambu kecil di bagian tengahnya. Bekukan tusukan pisang tersebut di dalam frezeer. Jika ingin di santap, celupkan ke dalam lelehan cokelat yang telah dingin. Resep yang satu ini bisa Anda kreasikan. Anda bisa mengganti pisang dengan buah lainnya, seperti stroberi, apel, atau mangga.


2. English muffin pizza
Pizza merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk jajanan anak. Untuk membuat resep pizza sederhana, caranya cukup mudah. Anda cukup menyediakan adonan pizza yang banyak dijual disupermarket. Tambahkan potongan kecil daging, sosis, jamur, jagung manis, dan ditutup dengan lelehan keju. Panggang pada sushu 350 derajat hingga keju melelh.

3. Yogurt parfait
Hias yoghurt bersama dengan potongan buah segar dalam beberapa layer di cangkir. Tambahkan beberapa taburan chocolate chips, sehingga anak Anda tergiur untuk menghabiskannya.

4. Popcorn
Jajanan yang satu ini mungkin sudah sering dicicipi anak Anda. Namun demikian, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Panaskan jagung kering dengan sedikit margarin rendah lemak.

5. Smoothie
Anda dapat mencampurnya dengan buah segar yang disukai anak. Tambahkan secangkir susu segar, dan yoghurt tanpa rasa. (Allwomenstalk)


()

MUSIK
MORE
TREND
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla