Alasan Dilarang Cabut Gigi saat Sakit Gigi

- 22 Maret 2013 22:22 wib
Ilustrasi--ANTARA/Wahyu Putro A/zn
Ilustrasi--ANTARA/Wahyu Putro A/zn

Metrotvnews.com: Ketika sakit gigi, kadang timbul keinginan untuk mencabutnya. Seolah tindakan tersebut adalah langkah yang paling baik supaya rasa sakit pada gigi hilang. Namun, dokter gigi pasti akan menolaknya, mengapa?

Menurut drg. Zaura Rini, MDS selaku ketua PB Persatuan Dokter Gigi Indonesia, mencabut gigi saat gigi dalam keadaan sakit justru akan berbahaya bagi kesehatan. Ia mengatakan pencabutan gigi bisa dilakukan setelah jaringan di sekeliling gigi dalam keadaan normal. "Bahaya jika gigi yang berlubang, kemudian gusi bengkak dan ingin dicabut," katanya saat ditemui dalam acara Perayaan Hari Kesehatan Gigi Sedunia di Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (23/3).

Ia menambahkan bahwa gusi yang bengkak umumnya bernanah. "Sebelum dicabut itu kan perlu disuntik, tapi kalau gusi bernanah, maka obat yang disuntikkan akan terhambat sehingga akan menimbulkan komplikasi. Belum lagi gusi yang terbuka usai dicabut, ini artinya ada pembuluh darah yang terbuka, nantinya akan menjadi sarang kuman," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa kuman-kuman yang ada di sekitar jaringan gigi bisa beredar ke seleruh tubuh mengikuti aliran darah yang pembuluhnya terbuka yang disebut dengan bakteriaemia. Bakteriaemia adalah keadaan di mana kuman masuk ke dalam peredaran darah.


()

MUSIK
MORE
FILM
MORE
FASHION
MORE
TREND
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla