Tren Pekan Mode Anak-Anak Mulai Muncul

- 28 Maret 2013 08:24 wib
http://images.cf.devilfinder.com/
http://images.cf.devilfinder.com/

Metrotvnews.com: Bukan hanya orang dewasa, anak-anak kini juga memiliki pekan mode mereka sendiri lengkap dengan bangku VIP, laporan tren, dan pesta setelah acara. Namun, apakah semua itu memang diperlukan oleh anak-anak?

Banyak yang berpendapat ajang ini hanyalah sebuah cara yang dilakukan label-label ternama untuk bisa memakai busana dengan harga yang tidaklah murah bahkan bagi orang dewasa sekalipun.

Nyatanya, anak-anak pun memiliki selera sendiri dalam berpakaian yang belum tentu cocok dengan selera orang tuanya. Bagi Anda para orang tua, tentu pernah merasakan betapa sulitnya memakaikan baju pada anak. Di sisi lain pendiri Global Kids Fashion Week Alex Theophanous menjelaskan pemikirannya sendiri atas peluncuran acara ini.

"Setiap tahun, banyak desainer yang mengeluarkan koleksi untuk anak-anak seperti koleksi anak perempuan dari Chloe pada 2007. Merek itu juga suka dikenakan Harper Beckham. Ada juga Stella McCartney for Kids pada 2010 yang merupakan salah satu yang terlaris di AlexandAlexa.com. Dengan semakin menjamurnya merek-merek anak secara global ditambah para orang tua yang rela mengeluarkan uang untuk membelinya, kami merasa tepat untuk memulai GKFW tahun ini dalam rangka menampilkan busana anak-anak dalam dirinya sendiri dan merayakan industri yang berkembang ini."

Ajang yang berjalan selama dua hari dan bertempat di London ini didanai oleh AlexandAxela.com. Dalam GKFW, desainer yang terlibat antara lain Kenzo, Roberto Cavalli, dan Oscar de la Renta. Adapun target acara ini adalah anak di bawah usia 14 tahun. Theophanous mengatakan jika berjalan lancar, acara ini akan dijadikan acara tahunan. (Racked.com)


()

MUSIK
MORE
FILM
MORE
FASHION
MORE
TREND
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla