Rezky Aditya Produseri Film Biografi Ellyas Pical

- 31 Maret 2013 17:15 wib
Ellyas Pical saat meraih gelar juara dunia--Dok.MI
Ellyas Pical saat meraih gelar juara dunia--Dok.MI

Metrotvnews.com: Bintang sinetron Rezky Aditya kini menjajal kemampuannya sebagai produser film. Rezky akan memproduseri film biografi tentang petinju asal Indonesia, Ellyas Pical. Menurutnya, Ellyas Pical memiliki nilai kehidupan yang patut menjadi contoh.

"Ada rencana film bikin sendiri, main juga, tentang Ellyas Pical. Banyak banget poin-poin nilai kehidupan yang diambil dari dia karena jadi pelajaran juga artis Indonesia harus bisa maju," ujar Rezky.

Film kerjasama Rezky dengan KONI tersebut rencananya akan dirilis akhir tahun 2013 mendatang. Tak hanya bertindak sebagai produser, Rezky juga berperan sebagai Ellyas. Untuk mendalami perannya, Rezky tengah memelajari olahraga tinju.

"Aku lagi latihan terus tinju. Latihan tinju ada tuh di Srengseng, udah latihan dua bulan. Iya, pakai personal trainee. Tapi, karena aku suka olahraga aku jalanin santai aja," tandasnya.

Ellyas Pical merupakan petinju asal Maluku yang menjadi juara dunia pertama dari Indonesia. Pical selama 13 tahun menggeluti olahraga tinju sejak berusia 13 tahun.

Meski sering menorehkan prestasi, Ellyas Pical sempat menjalani hukuman penjara tujuh bulan karena terlibat transaksi narkoba tahun 2005. Setelah bebas dari penjara, kini Ellyas Pical bekerja sebagai asisten ketua KONI, Agum Gumelar.


()

LIFE
MORE

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun…