Rayakan Ultah ke-10, Kerispatih Gelar Tur 10 Kota

- 04 April 2013 00:22 wib
nagaswara.co.id/vg
nagaswara.co.id/vg

Metrotvnews, Jakarta: Tak terasa 10 tahun sudah grup band Kerispatih menghiasi blantika musik Tanah Air.

Meski sempat mengganti sang vokalis, Kerispatih masih mampu mencetak hits.

Kini, jelang ulang tahun ke-10, Kerispatih menggelar tur 10 kota di Jawa, Aceh, Sulawesi. Konser besarnya sendiri akan digelar seusai Lebaran tahun ini.

"Kerispatih masih main, 8 kali minimal sebulan. Kami akan tur 10 kota Jawa, Aceh, Sulawesi. Rangkaian tur 10 tahun Kerispatih yang ulang tahun bulan ini. Bulan ini di Jakarta ada soft concert di sebuah klub, dan konser besar nanti habis Lebaran," kata Badai saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (3/4).

Keyboardis Kerispatih tersebut mengaku senang karena bisa bertahan hingga 10 tahun dan mendapat sambutan positif meski posisi Sammy Simorangkir sebagai vokalis diganti akibat kasus narkoba.

"Kami masih jalan dan bertahan setelah 10 tahun, sambutannya juga positif. Walaupun di televisi jarang, tapi tampil off air sering. Pendapat orang sah-sah saja yang bilang ganti vokalis berpengaruh ke Kerispatih," tuturnya.

Badai mengaku memang ada perubahan yang terasa di awal pergantian Sammy di posisi vokalis. Badai sendiri mendukung Sammy yang kini sukses bersolo karier. Tak menutup kemungkinan jika nanti Kerispatih bekerjasama dengan Sammy.

"Rezeki semua ada yang mengatur. Kalau suatu saat nanti kerja bareng lagi atau satu panggung sama Sammy enggak masalah. Ganti vokalis dampaknya yang paling terasa adalah pasti banyak orang yang membandingkan. Aku bukannya enggak mau mendengarkan pendapat orang, tapi yang tahu dalamnya Kerispatih yah kami," ujarnya.


()

FASHION
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla