Pemkot Batu Gagas Wisata Sapi Perah

- 13 April 2013 07:55 wib
ANTARA/Fanny Octavianus
ANTARA/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Malang: Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, menggagas objek pelancongan baru yang diharapkan menjadi andalan, yakni wisata sapi perah terpadu di Dusun Toyomerto, Pesanggrahan.
    
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Sabtu (13/4), mengemukakan populasi sapi perah di kawasan Toyomerto yang mencapai ribuan ekor lebih banyak dari jumlah penduduk setempat.
    
"Potensi itu menjadi keunggulan wisata sapi perah terpadu yang sudah mulai direalisasikan. Pengandangan ribuan sapi dilakukan secara bersama-sama dalam satu lokasi guna memudahkan wisatawan," katanya.
    
Menurut dia, kandang terpadu tersebut tidak seperti yang ada di rumah-rumah penduduk, tapi didesain seindah dan senyaman mungkin, baik bagi wisatawan maupun sapi itu sendiri.
    
Eddy mengemukakan, dalam waktu dekat ini pihaknya kembali mendatangkan bibit sapi perah dari Selandia Baru. Sapi-sapi tersebut dalam proses pengiriman dan sudah masuk Indonesia.
    
Penganggaran pengadaan bibit sapi perah itu, lanjutnya, diajukan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) 2013. Hanya saja, nominalnya masih dalam pembahasan, sebelum diajukan ke dewan.
    
Menyinggung keseluruhan populasi sapi perah, Eddy mengaku tidak tahu persis, sebab sebelumnya Kota Batu masuk wilayah Kabupaten Malang dan otomatis datanya sudah berbeda, namun jumlahnya mencapai ribuan.
    
Mengenai konsep pembagian hasil dari pengandangan bersama antara Pemkot dengan masyarakat (pemilik sapi perah), Eddy yang juga Ketua DPC PDIP Kota Malang itu mengatakan, pemkot akan memberikan pendampingan dan pelatihan-pelatihan keterampilan maupun penyuluhan kepada peternak.
    
"Yang pasti kami akan memaksimalkan potensi yang ada di Kota Batu ini, termasuk merealisasikan gagasan wisata sapi perah seperti di sejumlah negara maju penghasil susu segar, misalnya di Australia dan Selandia Baru," tegasnya.
    
Pemkot Batu sudah menyediakan lahan seluas dua hektare di Toyomerto untuk merealisasikan konsep wisata sapi perah tersebut. Sementara populasi sapi perah secara keseluruhan hampir mencapai 11 ribu ekor yang sebagian tersentral di kawasan Oro-oro Ombo, disamping di Toyomerto. (Ant)


()

MUSIK
MORE
FASHION
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla