Bangkitkan Minat Wirausahawan Muda Lewat Bangku Kuliah

- 19 April 2013 18:30 wib
MI/PANCA SYURKANI
MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Syarief Hasan memberikan kuliah umum di Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila Rabu (17/4). Dalam kuliah umum bertajuk "Pengembangan Kewirausahaan di Kalangan Wirausaha Muda" tersebut Syarief banyak membahas tentang masalah pengangguran di Indonesia dan kaitannya dengan minimnya semangat kewirausahaan.

"Saat ini di negara kita banyaknya jumlah pemuda usia 16 hingga 30 tahun sebesar 70 juta kurang lebih atau 29% dari jumlah penduduk Indonesia, ini berdasaekan Data Badan Pusat Statistik 2010. karena itu sebenarnya negara kita sangat potensial bila mampu mengembangkan kapasitas para pemuda ini, pemuda pengemban misi dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa " jelas Syarif.

Namun, sayangnya menurut Syarief, terdapat kecendrungan di masyarakat Indonesia bahwasannya semakin tinggi pendidikan maka semakin kecil juga minat untuk mengembangkan usaha. karena itu dalam kesempatan tersebut Syarief menekankan bahwa kekurangan minat pemuda Indonesia secara intensif sejak dari perguruan tinggi. Hal tersebut turut melatarbelakangi langkah Syarief untuk menerima tawaran Universitas Pancasila menjadi dosen di Fakultas Ekonomi. "Melalui penanaman minat sejak dini saya harapkan peran pemuda Indonesia untuk ambil bagian mengisi peluang besar sebagai kekuatan sosial dan ekonomi bangsa bisa terpenuhi," ujarnya. (MI/Soraya Bunga Larasati)


()

CELEBRITAS
MORE
LIFE
MORE

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun…