Pria Arab Dideportasi karena Terlalu Tampan

- 20 April 2013 16:14 wib
Ilustrasi--REUTERS/Jamal Saidi/zn
Ilustrasi--REUTERS/Jamal Saidi/zn

PERNAH dideporatasi bukanlah suatu pengalaman yang bisa dibanggakan. Seseorang biasanya dideportasi karena memasuki sebuah negara secara ilegal atau jika terbukti melakukan pelanggaran serius. Namun, bagaimana jika ada yang dideportasi karena terlalu tampan?

Hal itulah yang dialami seorang pria asal Uni Emirat Arab, pada Rabu (17/4). Pihak berwenang Arab Saudi memutuskan untuk mendeportasi pria tersebut karena khawatir penampilannya yang tampan bisa membuat para perempuan di sana terganggu.

Pria yang identitaskan dirahasiakan itu berada di Arab Saudi guna menghadiri perhelatan Jenadriyah Heritage dan Cultural Festival di Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi. k

Dalam sebuah pernyataan di surat kabar berbahasa Arab, Elaph, disebutkan, "Seorang pejabat festival mengatakan tiga pria asal Uni Emirat Arab dibawa keluar dengan alasan mereka terlalu tampan sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan para pengunjung perempuan."

Ketiga pria tersebut, dilaporkan, segera dideportasi dan diberikan pengawalan ketat ke Abu Dhabi. (Huffingtonpost.com)


()

MUSIK
MORE
FILM
MORE
FASHION
MORE
LIFE
MORE

Mata Najwa: Dibalik Pilar Konstitusi

28 Agustus 2014 18:08 wib

Mata Najwa: Mahkamah Konstitusi menjadi lembaga yang paling menyita perhatian masyarakat, dalam rangkaian tahap pemilihan Presiden 2014 ini. Hari demi hari para hakim penegak konstitusi menggelar sidang marathon demi melayani gugatan sengketa hasil pemilihan presiden. Kubu yang mengajukan gugatan berusaha membuktikan bahwa penyelenggaraan pilpres oleh KPU diwarnai kecurangan. Di layar televisi terpampang rangkaian sidang yang seolah tiada henti. Ketua MK dan jajaran hakim konstitusi menjadi tumpuan harapan publik yang menanti putusan final pemenang pilpres. Saat itulah…