Pria Arab Dideportasi karena Terlalu Tampan

- 20 April 2013 16:14 wib
Ilustrasi--REUTERS/Jamal Saidi/zn
Ilustrasi--REUTERS/Jamal Saidi/zn

PERNAH dideporatasi bukanlah suatu pengalaman yang bisa dibanggakan. Seseorang biasanya dideportasi karena memasuki sebuah negara secara ilegal atau jika terbukti melakukan pelanggaran serius. Namun, bagaimana jika ada yang dideportasi karena terlalu tampan?

Hal itulah yang dialami seorang pria asal Uni Emirat Arab, pada Rabu (17/4). Pihak berwenang Arab Saudi memutuskan untuk mendeportasi pria tersebut karena khawatir penampilannya yang tampan bisa membuat para perempuan di sana terganggu.

Pria yang identitaskan dirahasiakan itu berada di Arab Saudi guna menghadiri perhelatan Jenadriyah Heritage dan Cultural Festival di Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi. k

Dalam sebuah pernyataan di surat kabar berbahasa Arab, Elaph, disebutkan, "Seorang pejabat festival mengatakan tiga pria asal Uni Emirat Arab dibawa keluar dengan alasan mereka terlalu tampan sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan para pengunjung perempuan."

Ketiga pria tersebut, dilaporkan, segera dideportasi dan diberikan pengawalan ketat ke Abu Dhabi. (Huffingtonpost.com)


()

CELEBRITAS
MORE
LIFE
MORE

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun…