Irwansyah Ingin Menginspirasi Wanita

- 21 April 2013 16:53 wib
Ist
Ist

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktor sekaligus penyanyi Irwansyah merambah dunia baru sebagai produser film omnibus "Wanita Tetap Wanita". Selain bertindak sebagai produser, Irwansyah juga tetap tampil sebagai pemain film dan menjadi sutradara dari dua film pendek. Tiga film pendek lainnya dalam film ini disutradarai oleh Reza Rahadian, Didi Riyadi, dan Teuku Wisnu.

Keinginan Irwansyah sebagai sutradara tercetus setelah lama berakting sebagai aktor. Semula, dirinya menanyakan beberapa teman sesama aktor yang ternyata banyak berminat sebagai sutradara.

Karenanya, film ini dibuat menjadi film omnibus yang memiliki lima kisah namun tetap ada benang merah dari semua kisah dan karakter di dalamnya.

"Aku aktor dari tahun 2001 tapi pasti pengen menjadi sutradara karena sudah mengerti prosesnya. Aku mengerti Didi, Wisnu, Reza Rahadian pasti suka tantangan. Pas aku tantang bisa enggak nyutradarain, pada bisa," kata Irwansyah saat ditemui di Senayan City, Jakarta, Minggu (21/4).

"Akhirnya terpikir jangan satu sutradara tapi banyak sutradara. Sebenarnya ada lima sutradara, satunya Raffi Ahmad tapi dia enggak bisa. Jadi, ceritanya ini ada cerita lima  wanita dari sudut pandang laki-laki," sambungnya.

Film yang akan dirilis bulan Juni 2013 mendatang diperankan oleh Zaskia Sungkar, Shireen Sungkar, Revalina S Temat, Renata Kusmanto dan Fahrani. Bagi Irwan, meski filmnya melibatkan istri hingga adik iparnya namun ia tetap berlaku profesional saat menjadi sutradara. Kesulitannya justru menyatukan lima karakter yang ada di dalam film.

"Film ini lumayan berat, di sini menyatukan peran lima cewek ini agak susah, tapi bisa menyatu. Aku berusaha bertindak profesional saja, harus bisa lah untuk membedakan itu, di saat di lokasi aku harus bertindak sebagai sutradara, kalau salah ya salah. Ini pertama kali aku menyutradarai, tapi bisa diadu sama yang lain," candanya.

Irwansyah berharap film ini bisa menginspirasi para perempuan di Indonesia dengan melihat lima karakter yang berbeda dengan masalahnya masing-masing. Ia sengaja memilih lima perempuan dalam filmnya karena ingin menggabungkan berbagai profesi seperti model, pesinetron hingga penyanyi dalam satu film.

"Wanita kan tulang rusuk adam, aku ingin menginspirasi seluruh wanita di Indonesia. Aku ingin mereka lihat film ini, mereka tahu ada lima orang berbeda, masalah berbeda, bagaimana caranya mengatasi masalah tersebut. Banyak banget pesan-pesan untuk para wanita di Indonesia. Aku ingin bikin film ini untuk wanita," tuturnya. (LV)


()

LIFE
MORE

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun…