Film Hollywood Kurangi Adegan Seks

- 27 April 2013 12:11 wib
digitaltrends.com
digitaltrends.com

APAKAH Anda menyadari bahwa jumlah adegan seks di film Hollywood dalam 18 bulan terakhir terus berkurang?.

Data yang dikeluarkan divisi film perusahaan riset Ipsos menyebutkan hampir tidak ada adegan seks di film yang dirilis dalam 18 bulan terakhir.

Salah satu alasan yang disebutkan adalah, film dengan sedikit adegan seks berarti lebih ramah keluarga dan bisa mendorong orang untuk membayar tiket pertunjukan.

Spring Breakers, The Paperboy dan Gangster Squad adalah sedikit dari film yang baru rilis yang memiliki adegan seks di dalamnya.

Lalu, apakah para aktor juga menyadarinya?

Aktris Andrea Riseborough yang bermain bersama Tom Cruise di film laris Oblivion mengatakan, adegan seks mereka lebih berupa bayangan dengan pencahayaan lemah di bahu mereka.

Bintang Oblivion lainnya Olga Kurylenko mengatakan adegan seks di film tidak selalu dibutuhkan.

"Semakin kita lihat, semakin banyak yang tidak mengejutkan kita," katanya.

"Tidak terlalu dibutuhkan, itu sesuatu yang orang bisa dapatkan di rumah."

Sutradara Joe Kosinski mengatakan orang jelas tidak ingin datang ke bioskop untuk menonton adegan seks.

"Adegan di dalam film, saya tidak akan menyebutnya sebagai adegan seks. Mereka sangat romantis dan saya rasa itu yang orang inginkan. Mereka ingin romansa," katanya.

Aktor The Dark Knight, Aaron Eckhart, mengatakan jika dia diminta untuk bermain dalam sebuah film yang memiliki adegan seks, dia akan memangkasnya.

"Saya tidak tahu apakah adegan itu efektif lagi terutama dengan keberadaan internet sekarang. Adegan itu membosankan menurut saya, tidak pernah realistis dan para aktor selalu merasa kikuk saat beradegan itu," ujarnya.

"Saya ingin seluruh anggota keluarga bisa datang dan melihat film. Dan saya rasa kita bisa membuatnya lebih ramah keluarga, itu adalah hal yang bagus."

Film terbaru Gerard Butler, Olympus Has Fallen, menampilkan lebih banyak kekerasan ketimbang yang adegan lainnya, tetapi sebagai aktor dia mengatakan dia tidak akan terlalu senang jika adegan seks dihapus sepenuhnya.

"Saya di tengah orang yang ingin adegan itu dikembalikan. Saya salah satu aktor yang menikmati beradegan tersebut," ujarnya.

"Masalah dengan adegan seks adalah adegan ini sering dilakukan dan ada banyak cara untuk melakukannya. Itu harus relevan dengan naskah film," tambahnya. (BBC)


()

Rerun Demokrasi Galau (Promo)

19 September 2014 23:31 wib

Keberhasilan Indonesia menggelar Pilkada secara langsung telah melahirkan sejumlah pemimpin yang berhasil membuat gebrakan. Rakyat pun merasa tak rugi telah memberikan suara dan memilih sosok yang dapat membuat perubahan berarti. Namun langkah Demokrasi yang terus diperbaiki, kini tersendat oleh pembahasan RUU Pilkada yang mengusulkan pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Anggota fraksi dari koalisi merah putih di DPR yang sebelumnya tak mendukung RUU tersebut, pascapilpres kini berubah haluan. Dengan sejumlah alasan mereka mendukung Pilkada melalui DPRD. …