Risiko Kematian Orang Dewasa Laki-Laki di Indonesia Meningkat 5%

- 01 Mei 2013 08:39 wib
bbc.co.uk/bb
bbc.co.uk/bb

Metrotvnews.com, Jakarta: Tingkat kematian orang dewasa laki-laki usia 35-39 di Indonesia ditengarai meningkat 5%. Kesimpulan itu didapat berdasarkan riset yang dilakuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan.

Penelitian itu dilakukan dengan membandingkan tingkat kematian karena beban penyakit pada 1990 dengan 2010.

"Peningkatan penyakit tidak menular berdampak pada membesarnya tingkat kematian di kalangan laki-laki dewasa," ujar Peneliti Utama Balitbangkes Soewarta Kosen pada seminar Hasil Studi Beban Penyakit, Trauma dan Faktor Risiko di Indonesia tahun 2010: Tingkat dan Kecenderungan di Jakarta, Selasa (30/4).

Perilaku hidup masyarakat yang kian jauh dari hidup sehat seperti, merokok, stres, dan kurang olah raga menjadikan sejumlah penyakit degeneratif naik levelnya sebagai penyebab utama kematian.

Menurutnya, dari penelitian Balitbangkes itu bisa ditarik hipotesa bahwa di Indonesia dalam dua dasawarsa terakhir telah terjadi perubahan tren penyebab kematian prematur terbanyak.

Dia memberi contoh pada 1990 penyebab kematian teratas di dalam negeri masih didominasi penyakit menular. Saat itu, penyebab kematian teratas adalah infeksi saluran pernapasan, tuberkulosis dan diare.

Namun, pada 2010, posisi teratas penyebab kematian diambil alih oleh penyakit stroke.

Menurut Soewarta, melonjaknya kematian akibat stroke diakibatkan dari kombinasi semakin tingginya kasus penyakit hipertensi, kegemukan serta konsumsi rokok, dan garam yang semakin banyak di kalangan publik kita.

Selain itu, kesadaran masyarakat untuk melahap sayur dan buah yang penting bagi kesehatan tubuh juga rendah.

Selain penyakit degeneratif, kematian akibat kecelakaan juga cenderung naik grafiknya.

Kini, kecelakaan menjadi penyebab kematian nomor tiga di negara kita. Sepeda motor, lanjut dia, menjadi yang paling banyak terjadi kecelakaan.

"Di jalur busway saja setiap bulan rata-rata ada 300 kecelakaan yang menyebabkan 60 kematian," sebut dia.

Satu-satunya penyakit menular yang menyebabkan kematian yang tinggi adalah tuberkulosis (Tb). Kendati prevalensi (rata-rata per 1.000) kasus Tb terus menurun, Tb tetap berada di urutan kedua penyebab kematian di Indonesia.

Kalau tingkat kematian laki-laki dewasa cenderung naik, sebaliknya tingkat kematian anak laki-laki di Indonesia usia 1-4 tahun justru menurun hingga 71%.

Penurunan tingkat kematian pada anak-anak ini disebabkan oleh semakin meningkatnya persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan kesadaran akan pentingnya asupan gizi dan air susu ibu (ASI) di kalangan publik meningkat. (Cornelius Eko Susanto)

()

Sakit, Gitaris AC/DC Malcolm Young Cuti

17-April-2014 12:55 wib

GITARIS AC/DC Malcolm Young akan cuti dari band hard rock asal Australia itu karena sakit.