Mengupas Lapisan Lilin Pengawet Buah

- 08 Mei 2013 22:00 wib
Ist
Ist

Metrotvnews.com: Buah-buahan dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari minimal lima porsi. Sayangnya, tidak seluruh buah aman dikonsumsi langsung tanpa melewati proses pembersihan yang saksama.

Menurut dokter spesialis gizi klinik dr Samuel Oetoro SpGK, kebanyakan buah yang dijual di pasaran menggunakan lapisan lilin untuk menjaga keawetan buah. Jika lapisan lilin itu dikonsumsi terus-menerus, akan terbentuk radikal bebas di dalam tubuh yang berpotensi menimbulkan kanker.

Namun, kita juga tidak disarankan mengupas kulit buah yang dapat dikonsumsi seperti pada apel, pir, dan anggur. Sebab kulit buah-buahan tersebut memiliki kadar serat yang tinggi.

Menurut Samuel, yang perlu dilakukan ialah mencuci buah-buahan itu menggunakan air hangat. Selanjutnya, gunakan pisau untuk mengerik sedikit demi sedikit lapisan lilin pada permukaan kulit buah hingga bersih.

"Anda juga bisa menggunakan sabun pencuci buah untuk menghilangkan lapisan lilinnya. Sabun buah itu aman karena bahannya natural," jelasnya di acara bertajuk Be Frutarian: Small Action, Big Difference, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Mengobati Masuk Angin pada Anak Salah satu penyakit yang banyak terjadi di musim pancaroba ialah masuk angin. Di dunia medis, istilah masuk angin sebetulnya tidak ada. Orang awam menyebut masuk angin untuk merujuk pada kondisi tubuh yang dilanda perut kembung, demam, pusing, mual bahkan sampai muntah.

Masuk angin sejatinya merupakan suatu gejala awal dari infeksi virus. Masuk angin tidak hanya menyasar pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Saat anak-anak terkena masuk angin, orangtua hendaknya berhati-hati dalam memberikan obat.

"Anak rentan menderita efek samping dari obat jika diberi obat masuk angin berbahan kimia. Efek samping itu bisa berbentuk rasa mual atau gangguan pencernaan," ujar dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Siloam Lippo Village Karawaci dr Djokomuljanto SpA, dalam diskusi kesehatan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, mengatasi masuk angin pada anak bisa dengan bahan herbal sederhana yang ada di dapur. Contohnya, untuk anak di bawah usia 6 bulan cukup dibaluri minyak telon di bagian punggung dan perut, disertai pijatan lembut di tubuh agar aliran darah lancar.

Untuk anak di atas usia 6 bulan, pengobatan bisa dilakukan dengan menggosokkan minyak kelapa, minyak kayu putih, atau bawang merah. "Tentu saja, kalau gejala masuk angin terus berlanjut, sebaiknya orangtua segera memeriksakan anak ke dokter."

Pada kesempatan sama, Business Development Manager PT Deltomed Laboratories Abrijanto SB mengatakan saat ini ramuan herbal untuk masuk angin lebih mudah diperoleh masyarakat. Pasalnya, banyak ramuan herbal telah dikemas dalam bentuk obat-obatan alami yang dijual bebas. (Tlc/Din/H-3)


()

LIFE
MORE
TREND
MORE

Dibalik Pilar Konstitusi (7)

28 Agustus 2014 21:59 wib

Mata Najwa, Kamis (28/08/2014): Mata Najwa episode kali ini membahas tema 'Dibalik Pilar Konstitusi'. Hadir di Mata Najwa kali ini Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva.