Wayang Orang Sriwedari Siap Pentaskan Arjuna Tinandhing

- 10 Mei 2013 18:54 wib
Antara/Andika Betha/cs
Antara/Andika Betha/cs

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebagai cara untuk menjaga nilai tradisi, Wayang Orang Sriwedari asal Surakarta, Jawa Tengah, akan mementaskan lakon Arjuna Tinandhing. Pertunjukan itu merupakan upaya untuk menjaga nilai-nilai budaya yang hampir tergerus modernisasi.

Sepanjang 102 tahun eksis di dunia seni pertunjukan, kelompok wayang orang tersebut telah menjadi salah satu kiblat penggerak seni pertunjukan tradisi yang ada di Indonesia.

Kelompok itu mencapai masa kejayaan pada era 50-an hingga 70-an. Namun, setelah itu seakan mati suri. Barulah pada era 2000-an, mulai bangkit namun tidak semeriah era 50-an.

“Wayang Orang Sriwedari adalah cikal bakal seni panggung. Meski mengalami pasang surut, kami tetap menghadirkan pertunjukan yang berkualitas kepada khalayak umum,” ujar sutradara sekaligus koreografer Agus Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jumat (10/5).

Pementasan lakon Arjuna Tinandhing didukung oleh Budayaku, sebuah yayasan nirlaba, akan berlangsung pada Sabtu (22/5) mendatang di GKJ.

Sedikitnya, ada 50 aktor tradisi yang terlibat dalam pementasan tersebut.

“Semuanya adalah penari dan aktor muda dari Solo,” kata Agus.

Ia menjelaskan lewat lakon tersebut, pihaknya mencoba untuk memperkenalkan wayang orang lebih intensif kepada warga Jakarta. Pasalnya, pengaruh budaya asing seperti Korean Pop (K-Pop) begitu memberikan pengaruh yang besar.

“Padahal, saya bersama teman-teman sudah membawakan wayang orang ke penjuru dunia. Mulai dari Jepang hingga Belanda. Kami mau agar generasi muda bisa menyaksikan pementasan ini,” jelas alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, itu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur GKJ Bambang Subekti mengaku pementasan seni tradisi sebagai bentuk untuk bisa menunjukan khazanah budaya daerah.

“Sekarang ini satu kali produksi (pementasan) saja sekitar Rp300 juta hingga Rp500 juta. Untuk itulah, kami mendukung Wayang Orang Sriwedari karena kami juga ingin mengangkat nilai tradisi dan budaya kita,” paparnya.

Lakon Arjuna Tinandhing mengambil kisah dari carangan-carangan Jawa. Mengisahkan tentang perjalanan tokoh Arjuna dalam mencari pendamping hidup dan kebenaran abadi.

“Sebenarnya, ada korelasi dengan kondisi bangsa masa kini. Persoalan gila harta dan gila perempuan sehingga membawa seseorang pejabat menjadi koruptor. Ini akan nampak dalam benang merah di lakon ini,” timpal Agus mantap. (Iwan Kurniawan)


()

MUSIK
MORE
FILM
MORE
LIFE
MORE

Presiden Pilihan Kita Bersama Najwa Shihab (15)

10 Juli 2014 01:08 wib

Presiden Pilihan Kita, Rabu (09/07/2014): Hadir bersama Najwa Shihab yaitu ketua umum PKPI, Sutiyoso. Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella. dan Ketua DPP PKB, Marwan Jafar.