Penularan H7N9 Bertambah, Risiko Kematian 24 Persen

- 13 Mei 2013 18:07 wib
REUTERS/Aly Song
REUTERS/Aly Song

Metrotvnews.com: Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes Tjandra Yoga Aditama mengaku mendapat laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa penularan H7N9 terus saja bertambah walau hanya terbatas di China dan Taiwan.

Saat ini infeksi kasus H7N9 telah menyasar ke 131 orang di sana dengan 32 diantaranya meninggal dunia. Risiko kematian infeksi H7N9 terhitung cukup tinggi. Pasalnya rata-rata kematian (CFR) mencapai 24,42%.

Selain bertambahnya transmisi H7N9, Tjandra juga menerima kabar dari WHO bahwa kasus novel Corona Virus (nCoV) yang awalnya ditemukan di Arab Saudi kini telah merambah ke Perancis. Sampai 10 Mei 2013 sudah dikonfirmasi 33 kasus orang terinfeksi corona. Total dari kasus tersebut terjadi di Jordania, Qatar, Saudi Arabia, Inggris, Emirat Arab dan sekarang Perancis.

Sebagian besar orang yang terinfeksi adalah laki-laki (79,3%) dengan rentang usia 24-94 tahun. Tercatat 18 orang yang terpapar virus sudah meninggal. Menurut Tjandra CFR mencapai 54,54% atau lebih tinggi dari H7N9.

Untuk mencegah penularan penyakit ini, Tjandra mengatakan agar calon jemaah haji yang bakal umroh di Tanah Suci dapat menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dan bersih. “Kalau ada sakit segera berobat,” tambahnya. (MI/Tlc)


()

FASHION
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla