Putra Mbah Maridjan akan Pimpin Upacara Labuhan Gunung Merapi

- 04 Juni 2013 14:26 wib
ANTARA/Regina Safri
ANTARA/Regina Safri

Metrotvnews.com, Sleman: Keraton Yogyakarta akan menyelenggarakan lagi upacara labuhan. Salah satu lokasi penyelenggaraan upacara itu adalah di Lereng Gunung Merapi.

"Kali ini upacara labuhan yang ketiga, pascaerupsi," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Untoro Budiharjo, Selasa (4/6).

Menurutnya, penyelenggaraan Labuhan Merapi masih tetap dilaksanakan secara sederhana sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Namun, lokasi penyelenggaraannya bergeser kurang lebih 1,5 kilometer ke arah puncak dari sebelumnya di Alas Bedengan ke Bangsal Sri Manganti.

"Lokasi penyelenggaraan di Bangsal Sri Manganti sudah kondusif dan layak digunakan sebagaimana saat dipimpin oleh Mas Ngabehi Suraksohargo atau almarhum Mbah Maridjan," ujarnya.

Kepala Bidang Peninggalan Budaya dan Nilai Tradisional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Aji Wulantara menambahkan rangkaian upacara adat Labuhan Merapi dimulai pada Minggu (9/6) mendatang dengan prosesi serah terima uba rampe labuhan dari kerabat Keraton Ngayogyakarta kepada Abdi Dalem Juru Kunci Merapi Kliwon Suraksohargo.

Mas Kliwon Suraksohargo adalah putra almarhum Mbah Maridjan. Sebelumnya ia dipanggil Mas Lurah Suraksosihono. Namun kemudian pangkatnya dinaikkan dari lurah menjadi kliwon.

Uba rampe dari kerabat keraton akan diarak meuju ke rumah juru kunci di Huntab Karangkendal untuk kemudian disemayamkan. "Uba rampe labuhan terdiri atas sembilan macam, yaitu sinjang kawung, sinjang kawung kemplang, desthar daramuluk, desthar udaraga, semekan gadung mlati, semekan gadung, seswangen, arta tindih, dan kampuh poleng," kata Aji.


()

MUSIK
MORE
FILM
MORE
FASHION
MORE
LIFE
MORE

Mata Najwa: Dibalik Pilar Konstitusi

28 Agustus 2014 18:08 wib

Mata Najwa: Mahkamah Konstitusi menjadi lembaga yang paling menyita perhatian masyarakat, dalam rangkaian tahap pemilihan Presiden 2014 ini. Hari demi hari para hakim penegak konstitusi menggelar sidang marathon demi melayani gugatan sengketa hasil pemilihan presiden. Kubu yang mengajukan gugatan berusaha membuktikan bahwa penyelenggaraan pilpres oleh KPU diwarnai kecurangan. Di layar televisi terpampang rangkaian sidang yang seolah tiada henti. Ketua MK dan jajaran hakim konstitusi menjadi tumpuan harapan publik yang menanti putusan final pemenang pilpres. Saat itulah…