Pertimbangkan Lagi Keputusan Menggadaikan Barang Berharga

- 11 Juni 2013 16:54 wib
ANTARA/Andika Wahyu/ip
ANTARA/Andika Wahyu/ip

Metrotvnews.com: Menggadaikan barang berharga bisa menjadi alternatif mendapatkan dana instan. Namun hati-hati, jangan sampai Anda menggunakannya untuk kebutuhan konsumtif yang tak terlalu penting.

"Pentingkah uang yang akan Anda pinjam dari penggadaian barang berharga itu," tanya perencana keuangan Mohammad Teguh dalam segmen Your Money di program acara 811 Show Metro TV di Jakarta, Selasa (11/6).

Menurut Teguh, penggadaian adalah transaksi pinjam meminjam dengan menyerahkan barang sebagai tanggungan atau jaminan. Bila menggadaikan sebuah barang, Teguh mengingatkan akan biaya titip atau bunganya. Jadi sebelum menggadaikan barang berharga, pertimbangkan pula kemampuan membayar uang gadai plus bunganya.

Sebenarnya, kata Teguh, gadai sama saja dengan transaksi utang piutang. Namun, gadai bukan transaksi utama.

Lantaran itu, Teguh mengingatkan setiap orang mempertimbangkan seberapa penting menggadaikan suatu barang berharga. Bila tak terlalu mendesak dan hanya untuk kebutuhan konsumtif, Teguh tak menyarankan menggadaikan barang berharga Anda.(Lesi Setiawati)


()

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun…