Agar Kartu Kredit tak Bikin Pusing

- 14 Juni 2013 15:09 wib
Ilustrasi---MI/Sumaryanto/ip
Ilustrasi---MI/Sumaryanto/ip

Metrotvnews.com: Perencana keuangan Prita Ghozie mewanti-wanti pengguna kartu kredit bijak memanfaatkan layanan perbankan tersebut. Bila tidak, maka kartu kredit akan membuat penggunanya pusing.

Sebenarnya, kata Prita di segmen Your Money di 811 Show Metro TV, Jumat (14/6), peminjaman kartu kredit tak sepenting Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Mobil (KPM). Namun ia tak mengharamkan siapapun menggunakan kartu kredit.

Yang perlu diwaspadai adalah peminjaman kartu kredit. Ditambah lagi suku bunga simpanan naik sebagai efek kenaikan suku bunga Bank Indonesia. Artinya, bunga pinjaman pun juga naik.

Nah, Prita menyarankan siapapun untuk mengendalikan penggunaan kartu kredit. Gunakanlah kartu kredit untuk mempermudah pembayaran saat berlibur atau keperluan mendesak, seperti biaya rumah sakit.

Sebelum menggesek kartu kredit, ada baiknya penggunanya mengetahui potensi ia melunasi utang tersebut sesuai dengan besaran dan jatuh temponya. Jangan sampai, gaji tak dapat membayarnya hingga timbul utang.

Prita pun menyarankan masyarakat cermat dan bijak memeriksa suku bunga kartu kredit. Lazimnya, suku bunga maksimal 2,5 persen per bulan sesuai dengan penetapan Bank Indonesia.

Artinya, jika masyarakat mendapati kartu kredit di atas penetapan itu, mereka dapat mengajukan pengaduan.

Bila telanjur berutang, pengguna kartu kredit bisa menggunakan fasilitas stop bunga. Sehingga bunga tak terus bertambah. Namu syaratnya sesuai dengan kebijakan bank pemberi kartu kredit, caranya:
1. Datang langsung ke bank pemberi kartu kredit.
2. Katakan bahwa ingin mengikuti program stop bunga.
3. Syaratnya biasanya, pengaju harus membayar uang muka atau jaminan sejumlah ketentuan bank tersebut. Selanjutnya, bank akan membuat skema untuk pembayaran pelunasannya secara berkala dan fix. Jika telah disepakati oleh kedua belah pihak, maka bunga akan distop. Namun, kartu kredit tersebut tidak dapat digunakan kembali.

"Jika Anda punya utang kartu kredit, berati Anda belum bisa bijak menggunakan kartu kredit. Jadi otomatis bagi masyarakat yang belum bisa bijak menggunakan kartu kredit, saran saya adalah tidak menggunakan kartu kredit," pungkas Prita.(Lesi Setiawati)


()

MUSIK
MORE

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla