Galeri Batik Jawa Pamerkan 60 Batik Indigo

- 18 Juli 2013 21:00 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

Metrotvnews.com: Tidak ada yang meragukan keindahan batik sebagai warisan kekayaan Tanah Air. Khususnya dari segi pewarnaan, ragam hias batik yang diolah dengan zat warna alami ternyata sangatlah memesona.

Pesona itulah yang dihadirkan Galeri Batik Jawa melalui peragaan busana bertajuk Batik Indigo Alam untuk semua musim di JCC, Senayan, Kamis (18/7).

Sebanyak 60 koleksi dihadirkan dengan bahan dominan katun bernuansa biru. Kenapa biru? Ahli pola Gut Puspo, menjelaskan, "Karena, ini adalah warna ciri khas teknik indigo. Pada dasarnya batik Jawa itu berwarna biru, setelah berkembang, barulah warna cokelat menjadi populer," jelas pria berusia 74 tahun itu setelah peragaan busana.

Pewarnaan alam yang lebih ramah lingkungan merupakah kearifan lokal Jawa yang kini tengah diangkat kembali oleh para perajin batik. Adapun untuk kolekso Galeri Batik Jawa yang dirancang oleh Nita Kenzo ini menghadirkan busana siap pakai dengan potongan modern, tapi dengan motif klasik Jawa.

Teknik pewarnaan alami yang dilakukan Galeri Batik Jawa yakni dengan pencelupan warna alam, khususnya pencelupan dingin zat warna alam Indigofera tinctoria yang ramah lingkungan.

Busana-busana untuk pria dan perempaun ini terbagi dalam empat kategori yakni busana musim semi yang didominasi ragam hias kawung, semen, dan nitik. Lalu busana musim panas dengan ragam hias lung-lungan dan sekarjagad. Kemudian, busana musim gugur yang menampilkan ragam hias parang.


()

FASHION
MORE
LIFE
MORE
TREND
MORE

Pengalaman Bupati Solok Dimintai Uang di Pilkada DPRD

18 September 2014 00:32 wib

Mata Najwa, Rabu (17/9/2014): Bupati Solok, Sumatera Barat, Syamsu Rahim menceritakan pengalamannya mengikuti Pemilukada melalui Anggota DPRD. Ia mengaku dimintai uang dengan jumlah tertentu untuk mendapatkan dukungan.