Terlalu Lama di Kantor Bikin Wajah Lebih Tua

- 08 Oktober 2013 06:05 wib
Ilustrasi -- MI/Ebet
Ilustrasi -- MI/Ebet

Metrotvnews.com, Jakarta: Jika Anda duduk sepanjang hari di kantor bahkan mengambil lembur, Anda mungkin akan mendapatkan penghasilan yang banyak.

Namun, selain gaji besar, Anda juga harus bersiap menemukan wajah yang menua saat bercermin. Itu karena terlalu lama berada di kantor akan membuat wajah Anda menjadi tua lebih cepat daripada yang Anda bayangkan.

Menurut Jill Zander, pendiri Jill Zander Skin Rejuvenation Clinic, duduk dan bekerja di meja terhubung langsung ke proses penuaan.

Duduk dengan kepala sedikit condong ke depan menatap keyboard, laptop, atau layar mungkin akan memperpendek otot leher dan meningkatkan tarikan gravitasi pada rahang yang akhirnya mengarah pada pengenduran rahang.

Untuk menghindari hal itu, sebaiknya Anda selalu menjaga posisi tubuh agar sejajar dengan layar komputer. Ini membantu mencegah rahang terkulai karena melihat ke bawah terlalu banyak.

Kemudian, Jika Anda terus-menerus menyandarkan wajah di tangan Anda dalam posisi tertentu dalam jangka waktu lama, ini dapat menimbulkan garis-garis yang tidak diinginkan pada wajah.

Untuk menghindarinya, Anda dapat menyesuaikan ketinggian kursi sehingga lengan Anda bisa disandarkan di meja.

Terkait dengan lamanya durasi bekerja di kantor, stres berkepanjangan di tempat kerja juga dapat membahayakan kesehatan kulit.

Menurut sebuah studi, stres memiliki efek merusak pada DNA penting dalam sel-sel tubuh. Stres dapat membuat kelenjar sebaceous memproduksi lebih banyak minyak sehingga menimbulkan jerawat.

Untuk itu, berjalan-jalan selama 5 menit di luar kantor dapat membantu Anda terhindar dari stres dan dapat meningkatkan asupan D Vitamin yang merangsang produksi elastin dan kolagen. (Femalefirst.co.uk)


()

Mata Najwa: Menuju Ke-7 (7)

30 Juli 2014 21:54 wib

Mata Najwa, Rabu (30/07/2014), di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Menuju Ke-7', yang menayangkan kembali sejumlah episode di Mata Najwa tentang warna warni jalannya demokrasi saat pemilihan presiden dan juga perjalanan politik Joko Widodo sejak saat ia masih menjabat sebagai walikota Solo hingga kemudian hasil hitung cepat menunjukkan Jokowi sebagai presiden terpilih.